Mobile Internet dengan Linux Blankon 2.0 dan nokia 2280 + starone
Baru-baru ini saya berkesempatan menginstall Linux Blankon 2.0 yang saya pasang di laptop a-note centurion C-3262. Semua berlangsung mulus termasuk wifi-nya. Yang sampai sekarang masih kesulitan adalah fasilitas ACPI yang belum bisa dikenali, sehingga indikator baterai masih belum bisa saya pergunakan.
Setelah itu, saya berusaha mencari tahu bagaimana melakukan mobile internet dengan laptop ini. ada beberapa alternatif yang saya pertimbangkan, misalnya dengan memakai modem HSDPA. Namun karena saya berencana menggunakan laptop ini di tempat yang belum ada SDPA-nya, maka niat itu saya urungkan. Akhirnya saya memutuskan menggunakan jaringan CDMA yang memang sudah terdapat di tempat tujuan saya itu.
Pencarian imulai. Setelah beberapa saat googling, saya menemukan satu tutorial yang sangat menarik di blok mas triyan. Tutorial di sana sangat jelas, mengajarkan cara koek internet dengan menggunakan HP nokia 2280 . Namun setelah menjalankan semua tutorial itu, ternyata nokia 2280 kuno saya itu masih belum bisa konek ke internet. Di mana salahnya? Berikut saya ceritakan langkah yang saya ambil.
Pertama, saya berhasil menemukan hp nokia 2280 saya keluaran beberapa tahun yang lalu, dan ternyata masih bisa dipakai. Jadi saya memutuskan mengurungkan niat saya membeli modem CDMA venus v-10 atau v-12 yang sebearnya sudah saya incar beberapa lama. Kenapa ga jadi? karena mau ngirit lah hehehehe Setelah saya pastikan hp saya dapat digunakan, baru saya pergi ke Surabaya Hitech Mall, cari kabel data CA-42 yang menurut mas Triyan dapat digunakan. Kabel itu saya dapat seharga Rp. 40.000 . Setelah sampai di rumah, langsung saya coba di laptop anote berisi linux blankon 2.0.
Kabel ditancapkan, kartu perdana starone juga sudah diaktifkan. di terminal (aplikasi –> aksesoris –> terminal) saya ketikkan
“sudo wvdialconf”
Setelah selesai dalam beberapa detik, maka saya mengedit file /etc/wvdial.conf dengan mengetikkan
“sudo gedit /etc/wvdial.conf”
dan kemudian saya edit isi file tersebut dengan isi seperti berikut :
[Dialer Defaults]
Init1 = AT+crm=1
Init2 = AT+cso=33
Modem Type = USB Modem
Baud = 230400
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyUSB0
ISDN = 0
Phone = #777
Password = indosat
Username = starone
Setelah selesai, simpan file tersebut. Kemudian dari terminal ketikkan
“sudo wvdial”
maka komputer akan melakukan dialing ke povider anda, dalam hal ini starone.
Namun yang terjadi adalah komputer dialing, namun tak ada respon dari modem. bingung saya. Gogling lanjutan saya menemukan, ada perintah yang lupa saya masukkan ke dalam wvdial.conf yaitu :
stupid mode = yes
Setelah disimpan, saya coba lagi wvdial, dan voila!!!! komputer saya terkoneksi ke internet,ditandai dengan munculnyaIP address di terminal , di bagian akhir simbol-simbol aneh yang muncul saat dialing.
Jadilah wvdial.conf saya berisi :
[Dialer Defaults]
Init1 = AT+crm=1
Init2 = AT+cso=33
Stupid Mode = yes
Modem Type = USB Modem
Baud = 230400
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyUSB0
ISDN = 0
Phone = #777
Password = indosat
Username = starone
Biarkan jendela terminal tetap terbuka. Jika mau memutuskan hubungan, tekan ctrl-C.
Asiiiikk, jadi sekarang bisa mobile internet tarif lumayan murah Rp. 4500 sejam (dengan time based, setelah mengirim SMS REG TIME ke 799).
Sampai saat ini saya ngga ngerti maksud “Stupid Mode” itu apa. Kalau ada teman-teman yang bisa menerangkan , terima kasih banget.
OK, semoga tutorial singkat iniĀ berguna.
Sunday, March 23rd, 2008
