Archive for March, 2008

Iceape, internet suite keluaran debian

iceape

Pasti melihat judul di atas, akan banyak yag bertanya, apaan lagi nih? Internet suite baru?

yup… Iceape adalah suatu internet suite yang dirilis oleh debian. Jika teman-teman agak kesulitan membayangkan internet suite itu apa, bayangkan saja Netscape Communicator jaman dulu itu, yang berisi web browser, email software, html editor. Nah, Iceape ini persis seperti itu. Bahkan, sebenarnya Iceape adalah ‘keturunan’ Netscape Communicator. Bagaimana bisa keturunan? Begini, Netscape Communicator, di akhir hidupnya (hehehe) merilis kode programnya yang diadopsi oleh Mozilla dalam Mozilla Internet Suite-nya. Mozilla kemudian membagi softwarenya menjadi Mozilla Firefox (browser) dan Mozilla Thunderbird (email client). Sedangkan Mozilla Internet suite sendiri dihentikan pengembangannyaoleh mozilla, dan diteruskan oleh proyek komunitas, dan diberi nama Seamonkey.

Kemudian timbul masalah. Debian adalah distribusi linux yang cukup peka mengenai lisensi. Memang mozilla merilis software-softwarenya dengan lisensi GPL (CMIIW). Namun tampaknya artworknya memakai lisensi propietary, sehingga Debian merasa perlu “meluruskannya”. Akhirnya Debian merilis sendiri browsernya yang dibuat dari source code mozilla, dan membuang bagian-bagian propietary di sana. Akhirnya terbentuklah software-software yang dirilis debian :

  • Icecat menggantikan Firefox
  • Icedove menggantikan Thunderbird
  • Iceape menggantikan Seamonkey / Mozilla Internet suite

Saya sendiri secara tidak sengaja menemukan iceape, ketika berusaha mencari seamonkey dengan menggunakan synaptic yang terpasang di blankon linux saya. Seperti kita ketahui, blankon dibuat berdasarkan ubuntu linux, dan ubuntu dibuat berdasarkan debian. makanya waktu mencari seamonkey ketemunya iceape.

Sejauh yang saya rasakan, menggunakan iceape tidak berbeda rasanya jika dibandingkan dengan penggunaan seamonkey ato firefox. sama aja, dan sama beratnya sama seamonkey hehehe. lagipula, email clientnya belum support enigmail kayaknya sehingga masih belum bisa dipasangi gpg. tapi pada prinsipnya sama, cuma beda nama aja. ada asiknya sih, jadinya kan kita memakai browser yang beda dengan biasanya.

tampilannya kira-kira seperti ini :

screenshoticeape

(silakan klik gambar untuk membesarkan)

mirip banget sama mozilla internet suite kan? ato lebih tepatnya, netscape banget gitu loh:)

yaaah, lumayan lah buat tampil beda hehehehe

iceape

Monday, March 31st, 2008

Mobile Internet dengan Linux Blankon 2.0 dan nokia 2280 + starone

Baru-baru ini saya berkesempatan menginstall Linux Blankon 2.0 yang saya pasang di laptop a-note centurion C-3262. Semua berlangsung mulus termasuk wifi-nya. Yang sampai sekarang masih kesulitan adalah fasilitas ACPI yang belum bisa dikenali, sehingga indikator baterai masih belum bisa saya pergunakan.

Setelah itu, saya berusaha mencari tahu bagaimana melakukan mobile internet dengan laptop ini. ada beberapa alternatif yang saya pertimbangkan, misalnya dengan memakai modem HSDPA. Namun karena saya berencana menggunakan laptop ini di tempat yang belum ada SDPA-nya, maka niat itu saya urungkan. Akhirnya saya memutuskan menggunakan jaringan CDMA yang memang sudah terdapat di tempat tujuan saya itu.

Pencarian imulai. Setelah beberapa saat googling, saya menemukan satu tutorial yang sangat menarik di blok mas triyan. Tutorial di sana sangat jelas, mengajarkan cara koek internet dengan menggunakan HP nokia 2280 . Namun setelah menjalankan semua tutorial itu, ternyata nokia 2280 kuno saya itu masih belum bisa konek ke internet. Di mana salahnya? Berikut saya ceritakan langkah yang saya ambil.

Pertama, saya berhasil menemukan hp nokia 2280 saya keluaran beberapa tahun yang lalu, dan ternyata masih bisa dipakai. Jadi saya memutuskan mengurungkan niat saya membeli modem CDMA venus v-10 atau v-12 yang sebearnya sudah saya incar beberapa lama. Kenapa ga jadi? karena mau ngirit lah hehehehe Setelah saya pastikan hp saya dapat digunakan, baru saya pergi ke Surabaya Hitech Mall, cari kabel data CA-42 yang menurut mas Triyan dapat digunakan. Kabel itu saya dapat seharga Rp. 40.000 . Setelah sampai di rumah, langsung saya coba di laptop anote berisi linux blankon 2.0.

Kabel ditancapkan, kartu perdana starone juga sudah diaktifkan. di terminal (aplikasi –> aksesoris –> terminal) saya ketikkan

“sudo wvdialconf”

Setelah selesai dalam beberapa detik, maka saya mengedit file /etc/wvdial.conf dengan mengetikkan

“sudo gedit /etc/wvdial.conf”

dan kemudian saya edit isi file tersebut dengan isi seperti berikut :

[Dialer Defaults]

Init1 = AT+crm=1
Init2 = AT+cso=33
Modem Type = USB Modem
Baud = 230400
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyUSB0
ISDN = 0
Phone = #777
Password = indosat
Username = starone

Setelah selesai, simpan file tersebut. Kemudian dari terminal ketikkan

“sudo wvdial”

maka komputer akan melakukan dialing ke povider anda, dalam hal ini starone.

Namun yang terjadi adalah komputer dialing, namun tak ada respon dari modem. bingung saya. Gogling lanjutan saya menemukan, ada perintah yang lupa saya masukkan ke dalam wvdial.conf yaitu :

stupid mode = yes

Setelah disimpan, saya coba lagi wvdial, dan voila!!!! komputer saya terkoneksi ke internet,ditandai dengan munculnyaIP address di terminal , di bagian akhir simbol-simbol aneh yang muncul saat dialing.

Jadilah wvdial.conf saya berisi :

[Dialer Defaults]

Init1 = AT+crm=1
Init2 = AT+cso=33
Stupid Mode = yes
Modem Type = USB Modem
Baud = 230400
New PPPD = yes
Modem = /dev/ttyUSB0
ISDN = 0
Phone = #777
Password = indosat
Username = starone

Biarkan jendela terminal tetap terbuka. Jika mau memutuskan hubungan, tekan ctrl-C.

Asiiiikk, jadi sekarang bisa mobile internet tarif lumayan murah Rp. 4500 sejam (dengan time based, setelah mengirim SMS REG TIME ke 799).

Sampai saat ini saya ngga ngerti maksud “Stupid Mode” itu apa. Kalau ada teman-teman yang bisa menerangkan , terima kasih banget.

OK, semoga tutorial singkat iniĀ  berguna.

Sunday, March 23rd, 2008

Dasar-dasar Urologi, Buku pegangan Urologi yang sangat enak dibaca

Dasar-dasar Urologi
Rekan-rekan yang beberapa tahun terakhir ini baru menyelesaikan pendidikan kedokteran saya yakin tidak ada yang tidak mengenal buku ini. Dasar-dasar Urologi yang pertama kali diterbitkan tahun 2000 adalah buku yang ringkas, praktis, namun mencakup semua hal yang patut diketahui tentang urologi. Cara penulisan yang lugas dan langsung menuju ke sasaran juga membuat buku ini dapat menjadi ‘referensi cepat di kala kepepet’ (waktu mau ujian misalnya hehehehe)

Pemaparan dalam buku ini juga cukup detail, hingga buku ini tidak hanya cocok dibaca oleh mahasiswa kedokteran, namun juga oleh semua orang yang tertarik untuk menambah pengetahuannya di bidang ilmu urologi. (eh, berapa banyak yah orang yang tau urologi itu apa?:) )

Tersedia dalam 2 format, format iSilo yang sangat mudah dibaca di PDA, serta format PDF yang gampang baca di komputer ato dicetak

Download ebook Dasar-dasarUrologi :

    Wednesday, March 19th, 2008