OOoBase, ngga kuaaaatttt

Seperti yang dapat dibaca dari beberapa tulisan saya, saya adalah pengguna
linux. Namun beberapa hari ini saya merasakan pengalaman yang tidak
menyenangkan saat mengggunakan OpenOffice.org Base (OOoBase), sebuah
software database seperti MS Access di windows.
Penggunaan OOoBase sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dengan produk
microsoft saingannya. Mesin HSQL yang dipergunakan pun secara teoritis
lebih superior daripada native engine yang terdapat di MS Access. Tanpa
perlu terlalu banyak beradaptasi saya dapat melakukan pekerjaan yang saya
butuhkan di OOoBase.
Sampai di sini baru timbul masalah. Ternyata OOoBase itu lambaaaaaaaat
sekali. Bahkan untuk orang yang sabar seperti saya (hehehe) kelambatan
OOoBase sangat mengganggu. Saya menggunakan OOoBase di laptop saya yang
dipasangi Blankonlinux 2.0 dengan OpenOffice.org 2.3 (bentar lg bakal
upgrade ke blankon 3.0 hehehe). Laptop a-note, processor Intel dual core
1,8, ram 1Gb, HD 80Gb.
Lambat gimana sih? Contoh, untuk menambahkan satu tabel di tampilan
relationship bisa 1 menit sendiri. Menambahkan relationship one-to-many,
tiap relationship bisa 20 detik-an. Apalagi kalo mau mengedit tabel atau
relationship. Lambatnya sampai bisa saya pake bikin kopi dulu.
Terus terang saya bukan orang yang cari makan dari komputer… Tapi saya
bisa bayangkan kalo seseorang bekerja membuat database dengan OOoBase, bisa
bunuh diri saking lambatnya. Terasa sekali jika sdh cukup lama bekerja
membuat database, respon dari OOoBase menjadi makin lambat. Mengganti
properti satu bagian form bisa memakan waktu beberapa meni. Sama sekali
tidak salah lihat kok, emang beberapa menit untuk mengganti properti di
form.
Proyek saya di OOoBase adalah proyek rekam medis pribadi, rencana juga
dirilis buat semua yang membutuhkan dengan license GPL. Tapi kalo selambat
itu, ya jadinya saya pikir2 lagi. Software dibuat untuk membantu kok, bukan
merepotkan.

___
Sent with SnapperMail
through Treo650
with Telkom Flexi network
.

Leave a Reply